Wakil Bupati Kukar Sampaikan KUA PPAS Tahun 2023
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)
usai melakukan Rapat Paripurna Ke-6 Masa Sidang III Penyampaian Realisasi
Semester Pertama APBD dan Prognosis untuk 6 (enam) bulan berikutnya Tahun
Anggaran 2021
Abdul Rasid, SE,.M.Si selaku ketua DPRD
melanjutkan Rapat Paripurna Ke-7 Masa Sidang III DPRD Kukar Acara Penyampaian
KUA PPAS Tahun 2023 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Abdul Rasid mengatakan terkait Penyampaian
Laporan Realisasi Semester Pertama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan
Prognosis untuk 6 (enam) bulan dari Pemerintah Daerah, kepada DPRD dilakukan
dalam rangka memenuhi amanat Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman
Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Laporan semester pertama yang
disampaikan terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sampai dengan
semester pertama dan prognosis untuk 6 (enam) bulan berikutnya Tahun Anggaran
2022.
“Dimana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2022 memuat program dan
kegiatan yang ditetapkan melalui mekanisme penganggaran dimulai dari MUSRENBANG
tingkat Desa sampai kepada MUSRENBANG tingkat Kabupaten”.ucap Abdul Rasid
Adapun penyampaian Laporan Realisasi
Semester Pertama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prognosis untuk 6
(enam) bulan dari Pemerintah Daerah disampaikan langsung H. Rendi Solihin wakil
bupati kukar di hadapan anggota DPRD pada Rapat Paripurna Ke-7, Senin 25 Juli
2022
Adapun realisasi Pendapatan, Belanja Dan
Pembiayaan sampai dengan semester pertama tahun 2022, terdiri dari Pendapatan
Realisasi Pendapatan semester pertama Tahun Anggaran 2022 adalah sebesar
Rp1.691 T atau sebesar 35,50°/0 dari anggaran sebesar Rp4.806 T
Prognosis enam bulan kedepan terhadap
pendapatan sebesar Rp3.533 T atau 64,50%. Realisasi Pendapatan tersebut
diantaranya: Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sampai dengan sernester pertama per
30 Juni 2022, realisasi anggaran pendapatan untuk Pendapatan Asli Daerah sebesar
Rp167.M sekian atau 33,37°/0 dari target anggaran yang telah ditetapkan.
“Pendapatan Transfer Sampai dengan
semester pertama per 30 Juni 2022 Realisasi Pendapatan Transfer sebesar Rp1.524
T atau 35,75%. Realisasi Pendapatan Transfer ini meliputi atas Realisasi
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Sebesar Rp1.236 T dan Realisasi Pendapatan
Transfer antar Daerah sebesar Rp288 M Sekian”. ungkapnya
Belanja Realisasi Belanja Daerah
semester pertama Tahun Anggaran 2022 secara keseluruhan menyerap anggaran sebesar
Rp1.326 T. Belanja Tak Terduga Pada Tahun Anggaran 2022 realisasi Belanja Tak
Terduga sebesar Rp29.250 M Belanja Tidak Terduga pada semester pertama
digunakan untuk belanja tanggap darurat penanganan wabah corona virus disease
(covid-19) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2022.
Pembayaran Belanja Tak Terduga (BTT)
Untuk Menunjang Kegiatan Status Tanggap Darurat Kerusakan Berat Ruas Jalan
Sebelimbingan-Pendamaran dan Jalan Poros Kahala Ruas (241-242) Kabupaten Kutai
Kartanegara tahun 2022.
“Masih ada lagi Pembayaran sisa
kewajiban pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kepada pihak ketiga tahun
2022. Penambahan Belanja Bantuan Keuangan Daerah Provinsi atau Kabupaten/Kota
kepada Desa Kabupaten Kutai Kartanegara . Alokasi belanja wajib/meningkat dan
pembangunan insfrastruktur”. Tutur Rendi dihadapan sidang dewan (hms)